Terlalu Memilih

Berbual, sambil minum kopi di sebuah cafe. Awalnya topik yang dibicarakan adalah soal2 nostalgia zaman sekolah dulu, namun pada akhirnya menyangkut kehidupan mereka sekarang ini. "Mengapa sampai sekarang kamu belum menikah?" ujar seorang kepada temannya yang sampai sekarang masih membujang.

Sejujurnya sampai sekarang ini saya masih terus mencari wanita yang sempurna. Itulah sebabnya saya masih membujang. Dulu waktu saya di Utara, saya berjumpa dengan wanita yang cantik yang amat bijaksana. Saya fikir inilah wanita ideal untuk saya dan sesuai menjadi isteri saya. Namun belakangan selepas itu pada masa berpacaran baru aku tahu dia sebenarnya amat sombong. Hubungan kami putus sampai disitu.

Di Ipoh saya ketemu seorang perempuan yang cantik jelita,ramah dan dermawan. Pada perjumpaan pertama aku begitu takjub dan seronok. Hatiku berdesir kencang, inilah wanita idealku. Namun selepas itu baru saya tahu, ia banyak tingkahlaku yg tak baik dan tidak bertanggung jawab.

Dan ketika aku di JB, aku bertemu wanita yang manis, baik, periang dan pintar. Dia sangat menyenangkan bila diajak berbicara, selalu menyambung perbualan kami dan penuh humor. Tapi akhirnya aku tahu dia dari keluarga yang berantakan yakni berpecah belah dan selalu menuntut sesuatu yang aku tidak mampu memenuhinya. Akhirnya kami berpisah. Saya terus mencari, namun selalu mendapatkan kekurangan dan kelemahan pada wanita yang saya temui.

Sampai pada suatu hari, saya bersua dengan wanita ideal yang saya dambakan selama ini. Ia begitu cantik, pintar, baik hati, dermawan dan penuh humor. Dia juga sangat menarik perhatian dan amat penyayang. Saya fikir inilah pendamping hidup saya yang dikirim oleh Tuhan untuk saya". "Lantas", sergah temannya yang dari tadi tekun mendengarkan "Apa yang terjadi? Mengapa kamu tidak terus mengambilnya sebagai isteri...? Yang ditanya diam sejenak dan akhirnya dengan suara perlahan si bujang itu menjawab, "Baru sekarang saya mengetahui bahawa ia juga sedang mencari lelaki yang sempurna".

Kesimpulan :
Sudah diketahui maksud daripada cerita itu....?
Jadi jangan menyia-nyiakan apa yang sudah ada di hadapan kita ,belum tentu nanti kita mendapatkan yang lebih baik dari yang sekarang kita dapat, Kalau kita mau mencari yang sempurna, check dulu diri kita sendiri, apakah sudah sempurna dihadapan orang lain...
Nobodys Perfect...!

Wallahualam.

1 Cucuk Satay Tak Habis Makan... Comment Sikit !:

kamar hati 22 July 2008 at 13:38  

salam...
tq, sudi sggh & tggl jejak kat blog saya..
saya link blog awak ye...

nobody perfect...cermin dr dl sebelum menilai yg lain... (",)

Related Posts with Thumbnails

Lorem Ipsum

E-mail kan kepada..... sheikh@mytownkajang.com

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP